🚨 HOTLINE DARURAT SAR, Hubungi 115 untuk laporan keadaan darurat 24 jam!
Jl. Pelabuhan No. 1, Komplek SAR majene (031) 938988 Senin–Jumat 08.00–15.00 WIB

Struktur Organisasi

Susunan organisasi BASARNAS majene majene, struktur sistematis untuk operasi SAR yang cepat dan terkoordinasi.

Pimpinan Kantor

Pimpinan BASARNAS majene

Tim pimpinan yang memimpin arah strategis operasi pencarian dan pertolongan di majene.

Kepala Kantor SAR

Memimpin penyelenggaraan operasi SAR & kebijakan pencarian dan pertolongan di majene.

Kasubsi Operasi SAR

Bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, dan koordinasi setiap operasi SAR di majene.

Kasubsi Sumber Daya

Mengelola personil rescuer, peralatan, sarana SAR, & pelatihan internal BASARNAS majene.

Sub-Bidang & Unit

Unit Operasional

Setiap unit memiliki tugas khusus untuk mendukung operasi SAR cepat dan profesional di majene.

01

Unit Operasi Darat

Tim rescuer khusus operasi pencarian di pegunungan, hutan, dan area daratan majene.

02

Unit Operasi Perairan

Tim diver dan kapal SAR untuk operasi penyelamatan di laut, sungai, dan danau majene.

03

Pusat Komunikasi (Pusdalop)

Operator hotline 115, koordinasi radio, dan dispatch tim ke lokasi insiden 24 jam.

04

Unit Logistik & Sarana

Pemeliharaan peralatan rescue, kapal SAR, kendaraan operasional, dan stok logistik darurat.

05

Unit Diklat SAR

Penyelenggaraan pelatihan internal rescuer dan eksternal untuk masyarakat majene.

06

Unit Tata Usaha

Administrasi kepegawaian, keuangan, dan pelaporan kinerja BASARNAS majene.

Bagan Organisasi

BASARNAS majene dipimpin oleh Kepala Kantor SAR yang membawahi dua Kasubsi: Operasi SAR dan Sumber Daya. Masing-masing membawahi unit operasional yang fokus pada bidang spesifik.

Struktur ini memungkinkan koordinasi cepat saat operasi darurat, Pusdalop menerima panggilan 115, Kasubsi Operasi langsung dispatch tim sesuai jenis insiden (darat/air/udara), didukung Logistik dan Komunikasi yang siap 24 jam.

Koordinasi Eksternal: BASARNAS majene berkoordinasi rutin dengan BNPP pusat, BPBD majene, TNI, POLRI, BMKG, KKP, dan komunitas relawan SAR di wilayah operasi.